Menurut Valid dan Taman (2012: 9), “Indikator
prakerin bagi peserta didik adalah fasilitas prakerin, kemampuan dan keseriusan
siswa dalam menjalankan prakerin, dan monitoring pelaksanaan prakerin”.
1) Fasilitas Prakerin
Menurut Subroto (2010:88) “Fasilitas
adalah segala sesuatu yang dapat memudahkan dan memperlancar pelaksanaan suatu
usaha dapat berupa benda-benda maupun uang”.
2) Kemampuan dan Keseriusan Siswa
Menurut Syah (1995: 150) “Kemampuan
siswa dalam belajar adalah kecakapan seorang peserta didik, yang dimiliki dari
hasil apa yang telah dipelajari yang dapat ditunjukkan atau dilihat melalui
hasil belajarnya”.
a)
Pengantaran dan Monitoring Pelaksanaan Prakerin
Menurut
Cassely dan Kumar (1987),”Monitoring
merupakan program yang terintegrasi, bagian penting di dalam praktek manajemen
yang baik”. Sedangkan Oxfam (1995), menyatakan bahwa “Monitoring adalah mekanisme yang sudah menyatu untuk
memeriksa yang telah dilakukan, dan memeriksa semua berjalan untuk direncanakan”.
b. Tujuan
Prakerin
Menurut Suparjono (1999: 257), “Tujuan
Praktik Kerja Industri adalah kemampuan yang telah didapatkan peserta didik
dari proses pembelajaran disekolah diterapkan atau diimplementasikan secara
nyata di Dunia Usaha/Dunia Industri sehingga tumbuh etos kerja atau pengalaman
kerja”.
Dalam UU no.
20 tahun 2003 pasal 15, bahwa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) mempunyai tujuan
sebagai berikut :
a. Menyiapkan peserta didik agar
menjadi manusia produktif, mampu bekerja mandiri, mengisi lowongan pekerjaan
yang ada didunia usaha dan dunia industri sebagai tenaga kerja tingkat menengah
sesuai dengan kompetensi dalam program keahlian yang dipilihnya.
b. Menyiapkan peserta didik agar mampu memilih karier, ulet
dan gigih dalam kompetensi, beradaptasi dilingkungan kerja, dan mengembangkan
sikap professional dalam bidang keahlian yang diminatinya.
c. Membekali peserta didik dengan ilmu
pengetahuan, teknologi, dan seni agar mampu mengembangkan diri dikemudian hari
baik secara mandiri maupun melakukan jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Membekali peserta didik dengan kompetensi-kompetensi yang sesuai dengan
bidangnya.
Dapat disimpulkan tujuan program Praktik Kerja Industri adalah mengoptimalkan
hasil pembelajaran pada pendidikan kejuruan di sekolah dengan pengalaman kerja
di Industri untuk mencapai tujuan pendidikan kejuruan secara maksimal.
No comments:
Post a Comment