Pengertian dan Unsur Pengelolaan Praktek Kerja Industri (Prakerin)

Artikel yang lain klik link Dibawah:

1.    Pengertian dan Unsur Pengelolaan Praktek Kerja Industri (Prakerin)
a.    Pengertian Pengelolaan
Kata pengelolaan disamakan dengan manajemen, yang berarti pengaturan atau pengurusan (Arikunto, 2006: 31). Menurut KBBI (2008: 657) disebutkan bahwa “Pengelolaan adalah proses, cara, perbuatan mengelola; proses yang memberikan pengawasan pada semua hal yang terlibat dalam pelaksanaan dan pencapaian tujuan”. dan menurut Kurniadin dan Machali (2013: 8), “Manajemen adalah usaha untuk mengatur dalam mencapai tujuan yang ditetapkan secara efektif dan efisien”.
Berdasarkan pendapat para ahli diatas, dapat penulis simpulkan bahwa pengelolaan adalah proses untuk pengaturan dan memberikan pengawasan terhadap suatu usaha untuk mencapai tujuan secara efektif dan efisien.
b.   Unsur Pengelolaan
Menurut Kurniadin dan Machali (2013: 35), “Unsur pengelolaan (manajemen) meliputi; perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengoordinasian dan pengawasan”. Sedangkan menurut Didik (2015: 5), “Unsur manajemen (pengelolaan) meliputi; perencanaan (planning), pengorganisasian / penataan (organizing), kepemimpinan (leading) dan pengendalian (controlling)”. Menurut Oetomo (2002: 2), “Unsur manajemen (pengelolaan) meliputi; perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan dan pengendalian” :
1)      Planning
Planning meliputi pengaturan tujuan dan mencari cara bagaimana untuk mencapai tujuan tersebut. Planning telah dipertimbangkan sebagai fungsi utama manajemen dan meliputi segala sesuatu yang manajer kerjakan. Di dalam planning, manajer memperhatikan masa depan, mengatakan “Ini adalah apa yang ingin kita capai dan bagaimana kita akan melakukannya”.
2)      Organizing
Organizing adalah proses dalam memastikan kebutuhan manusia dan fisik setiap sumber daya tersedia untuk menjalankan rencana dan mencapai tujuan yang berhubungan dengan organisasi. Organizing juga meliputi penugasan setiap aktifitas, membagi pekerjaan ke dalam setiap tugas yang spesifik, dan menentukan siapa yang memiliki hak untuk mengerjakan beberapa tugas.
3)      Actuating
Actuating adalah peran sekolah dan industri untuk mengarahkan siswa yang sesuai dengan tujuan organisasi. Actuating adalah implementasi rencana, berbeda dari planning dan organizing. Actuating membuat urutan rencana menjadi tindakan dalam dunia organisasi. Sehingga tanpa tindakan nyata, rencana akan menjadi imajinasi atau impian yang tidak pernah menjadi kenyataan.
4)      Controling

Controlling, memastikan bahwa kinerja sesuai dengan rencana. Hal ini membandingkan antara kinerja aktual dengan standar yang telah ditentukan. Jika terjadi perbedaan yang signifikan antara kinerja aktual dan yang diharapkan, sekolah dan industri harus mengambil tindakan yang sifatnya mengoreksi atau mengevaluasi.

No comments:

Post a Comment

Teknik pembuatan pudding

Cold pudding Menggunakan agar agar sbg pngental dan dpt jg mnggunakan tepung custard dan tepung  maizena. Pengolahan dg cara  dreb...