A.
HASIL
BELAJAR
1.
Pengertian
Belajar
Menurut
Daryanto
(2010:2) “Belajar adalah suatu proses usahan
yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang
baru secara keseluruhan, sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi
dengan lingkungannya”.
Selanjutnya Djamarah (2008:13) mengatakan bahwa “Belajar adalah
serangkaian kegiatan jiwa raga untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku
sebagai hasil dari pengalaman individu dalam interaksi dengan lingkungannya
yang menyangkut kognitif, afektif, dan psikomotor”.
Selanjutnya Slameto (2010:2) “Belajar merupakan suatu proses perubahan yaitu
perubahan tingkah laku sebagai hasil dari interaksi dengan lingkungannya dalam
memenuhi kebutuhan hidupnya dipertegas” oleh Purwanto (2011:38) “Belajar adalah proses dalam diri individu yang
berinteraksi dengan lingkungan untuk mendapatkan perubahan dalam perilaku”.
|
2.
Pengertian Hasil Belajar
Menurut
Purwanto
(2011:46) “Hasil
belajar adalah perubahan perilaku peserta didik akibat belajar. Perubahan
perilaku disebabkan karena dia mencapai penguasaan atas sejumlah bahan yang
diberikan dalam proses belajar mengajar. Lebih lanjut lagi ia mengatakan bahwa
hasil belajar dapat berupa perubahan dalam aspek kognitif, afektif dan
psikomotorik”
Selanjutnya Sudjana (2003:3) mengemukakan bahwa “Hasil belajar adalah perubahan
tingkah laku yang mencakup bidang kognitif, afektif, dan psikomotorik yang
dimiliki oleh siswa setelah menerima pengalaman belajar” dipertegas oleh Hamalik (2003:155) “Hasil belajar
adalah sebagai terjadinya perubahan tingkah laku pada diri seseorang yang dapat
di amati dan di ukur bentuk pengetahuan, sikap dan keterampilan. Perubahan
tersebut dapat di artikan sebagai terjadinya peningkatan dan pengembangan yang
lebih baik sebelumnya yang tidak tahu menjadi tahu.
3.
Proses Belajar Mengajar
Nana Sudjana (1989:29) berpendapat
bahwa mengajar pada hakekatnya adalah “Suatu proses yakni proses mengatur,
mengorganisasi lingkungan yang ada di sekitar siswa sehingga dapat menumbuhkan
dan mendorong siswa melakukan proses belajar-mengajar”.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, “Belajar
adalah berusaha memperoleh kepandaian atau ilmu, berlatih, berubah tingkah laku
atau tanggapan yang disebabkan oleh pengalaman”.
Menurut Sardiman AM (2004:48),
menyebutkan bahwa “Mengajar diartikan sebagai suatu aktivitas mengorganisasi
atau mengatur lingkungan sebaik-baiknya dan menghubungkan dengan anak, sehingga
terjadi proses belajar. Atau dikatakan, mengajar sebagai upaya menciptakan
kondisi yang kondusif untuk berlangsungnya kegiatan belajar bagi para siswa.
Kondisi itu diciptakan sedemikian rupa sehingga membantu perkembangan anak
secara optimal baik jasmani maupun rohani, baik fisik maupun mental”
Selanjutnya Dadang Suhardan (2006:53), bahwa “Mengajar pada dasarnya merupakan
kegiatan akademik yang berupa interaksi komunikasi antara pendidik dan peserta
didik”
No comments:
Post a Comment